Music is Mathematics in Melodi

October 12, 2011 at 9:11 am (Musik)

Melodi yang berasal dari bahasa Yunani μελῳδίαmelōidía, yang berarti berteriak atau bernyanyi atau juga disebut sebagai suara. Dalam pengertian sederhana melodi adalah urutan nada yang akan membentuk frase musik atau motif, dan biasanya diulang-ulang dalam lagu, tetapi dengan berbagai bentuk.

Melodi dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu DIATONIS dan PENTATONIS.

Untuk diatonis menggunakan tangga nada 1 2 3 4 5 6 7 i , do re mi fa sol la si do, atau c d e f g a b c’. Pentatonis digunakan pada musik Jawa dan Cina, Jawa terdiri dari suku Sunda, Jawa, dan Bali, sedangkan Cina terdiri dari Korea, Jepang, Cina dan Dayak. Jika kita sering mendengarkan dan menyadari bahwa lagu-lagu Jawa menggunakan tangga nada 1 3 4 5 7 i, dan lagu sunda dengan tangga nada 1 3 4 6 7 i. Untuk lagu-lagu Mandarin, Korea, Jepang, dan Dayak menggunakan tangga nada 1 2 3 5 6 i.

Nah, sudah terlihat bukan, bahwa “music is mathematics”, suara kita diterjemahkan menjadi angka, yang akhirnya dapat dibaca dan dinyayikan oleh semua orang. Sesudah membaca tulisan ini, anda dipersilahkan untuk mendengarkan lagu Jawa dan lagu-lagu Cina, coba dengarkan dengan teliti, dan buktikan tangga nada-nya :).

Dalam musik terdapat tiga notasi, yaitu:

  • Not Angka
  • Not Balok
  • Not Mutlak

Setiap nada memiliki jarak tertentu dari satu nada ke nada yang lain, yang sering disebut dengan istilah JARAK NADA. Untuk pembahasan mengenai jarak nada saya akan menggunakan nada yang diterjemahkan dengan huruf ( c d e f g a b c’).

jarak nada

Berdasarkan perubahan jarak antar nada yang dihitung dari nada pertama atau nada dasar, maka ada nada yang harus dinaikkan atau diturunkan nilainya sehingga pola jarak nada (1 1 1/2 1 1 1 1/2 ). Jika nada dinaikkan maka disebut dengan KRES (#), jika diturunkan disebut dengan MOL(b). Sesuai dengan jumlah nada yang di-kres-kan atau di-mol-kan, maka kita sering menyebutnya dengan istilah satu mol, atau satu kres, dan seterusnya.

Berikut gambar untuk lingkaran kress dan mol.

lingkaran kres

lingkaran mol

Permalink 1 Comment

Music is Mathematic

October 12, 2011 at 8:00 am (Musik)

Musik adalah matematik, sebuah istilah yang saat ini sudah sering tidak disadari oleh semua orang yang berminat dengan musik. Matematika, pelajaran yang pada umumnya tidak terlalui diminati karena terlalu banyak hitung-hitungan, ternyata tidak dapat dilepaskan dari Musik. Seseorang yang dengan fasihnya untuk memainkan musik, mengetahui urutan-urutan kord yang akan dimainkan, terkadang tidak sadar, bahwa sebenarnya dia bermain dengan matematika. Seseorang menciptakan lagu dengan menentukan melodi dan ritme, dan menuliskannya dalam bentuk not balok atau not angka, ternyata mengikutsertakan matematika.

Penasaran untuk mengetahu sisi matematis musik? Oleh karena itu saya akan berbagi ilmu, melalui tulisan saya ini. 🙂

Thanks to, my teacher Empu Karyana and Mr. Bagiono, who had opened my eyes to realize that music is mathematics, and its fun to have mathematics in music ^_^.

Teori yang membahas mengenai musik saya dapatkan pada perkuliahan Musik Digital, yang disampaikan oleh Empu Karyana dan Bapak Bagiono, di SEAMOLEC. Latar belakang materi ini disampaikan adalah untuk menanamkan sifat kreatifitas untuk menciptakan karya sendiri, tidak selalu mencaplok hasil karya orang lain, misalnya dari internet.

Mengapa harus musik yang diajarkan?

Tugas yang saat ini sangat mendesak sekali untuk dikumpulkan adalah pembuatan sebuah film animasi dengan durasi 10 menit. Untuk sebuah film animasi tidak terlepas dari musik, yang akan melatarbelakangi setiap scene. Oleh karena itu kami harus mampu untuk menciptakan musik, yang merupakan karya diri sendiri.

Baiklah, mari kita bahas mengenai musik.

Ada tiga unsur pembentuk musik, yaitu:

  • Melodi
  • Ritme
  • Harmoni

Saya akan bahas satu persatu mengenai unsur-unsur yang disebutkan di atas pada pembahasan berikutnya.

Permalink 2 Comments

Bekerja+Liburan di Semarang

October 12, 2011 at 5:45 am (Liburan)

Seperti pepatah “sambil menyelam, minum air”, maka dapat diubah menjadi “sambil bekerja, sambil liburan” ^_^. Perjalanan sosialisasi dan Diklat mengenai SEAcyberclass memberikan kesempatan kepada saya untuk berkenalan dengan kota “Semarang”, kota yang terletak di Jawa Tengah.

Perjalanan dimulai dari keberangkatan dari Bandara Soetta pukul 19.20, menuju Bandara Ahmad Yani Semarang, dan tiba pada pukul 21.00. Sesudah sampai di bandara, saya menghubungi Pak Mul, yang akan mengantarkan saya dan tim menuju Pati, yang perjalanannya harus ditempuh selama 3 jam dari Semarang. Tanpa pikir panjang,,,,saya mengajak Pak Mul, untuk mencari tempat makan, berhubung saya belum makan malam dari Jakarta. Harus menyediakan stok makanan untuk melanjutkan perjalanan selama 3 jam menuju Pati.

Pukul 22.00 tepat, kami bergerak menuju Pati. Benar-benar perjalanan yang sungguh menegangkan, di dalam hati saya selalu berdoa,,,,semoga saja mobil kami baik-baik saja, tidak bertubrukan dengan truk. Sepanjang jalan daerah Kudus atau disebut juga dengan PANTURA, dipenuhi truk dan container yang besar.

Dengan penuh rasa syukur, akhirnya perjalanan melalui PANTURA terlewati. Pak Mul, segera mengantarkan kami ke tempat penginapan, Hotel Kencana, yang berada tepat di belakang alun-alun kantor Bupati Pati. Jam sudah menunjukkan pukul 01.00 pagi, tetapi kami harus lembur lagi untuk persiapan presentasi, akhirnya tidur juga pukul 03.00 pagi.

Keesokan paginya pada pukul 08.00, kami sudah dijemput oleh supir SMK Tunas Harapan Pati. Trimakasih sekali buat Bapak Joko yang sudah menyediakan jemputan, dan memesankan hotel :). Pukul 09.00 sosialisasi dan diklat dimulai, hingga pukul 15.00 WIB. Begitu selesai diklat, kami diantar pulang menuju hotel, dan beristirahat.

Malam hari saya, Uswa, Pak Jarwo dan Bahri, jalan-jalan disekitar alun-alun Pati, dan mencoba makanan khas Pati yaitu “Nasi Gandul”, seperti ini nih, yang disebut “Nasi Gandul”,

Nasi Gandul

Disekitar alun-alun Pati terdapat sebuah mesjid raya Pati, tetapi saya hanya bisa ambil foto menaranya ^_^,nih gambarny,

Mesjid Raya Pati

Pada tanggal 7 Oktober, saya harus meninggalkan Pati, dan kembali ke Jakarta. Sebelum ke bandara, Pak Mul membawa kami berkeliling di kota Semarang. Salah satu objek wisata kota Semarang adalah kota tua, dan yang paling sering dikunjungi oleh Turis adalah Gereja GPIB Immanuel. Wah,,,kebetulan sekali, saya adalah jemaat GPIB, senang sekali rasanya bisa melihat gerejanya. Langsung turun mobil, dan foto-foto, nih fotonya,

GPIB Semarang

 

Aku yang ditengah loh ^_^

Tidak hanya foto-foto, saya juga membeli oleh-oleh khas Semarang yaitu Wingko. Setelah berkeliling Semarang, waktunya kami harus menuju airport, dan terbang kembali ke Jakarta.

Thanks to Seamolec, who had sent me to Semarang, thanks for giving me new experience 🙂

See you next time, for my next trip.

Permalink Leave a Comment

SEAcyberclass bukan si cyberclass

October 10, 2011 at 7:59 am (Activity at Seamolec)

Apa SEAcyberclass?

SEAcyberclass adalah sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, secara khusus dalam menghadapi UAN, dengan cara melakukan ulangan bersama. Latihan Ulangan Bersama (LUB) dilaksanakan sebanyak 50 kali ujian. Hasil ujian untuk setiap sekolah akan ditampilkan pada grafik pencapaian ujian, dengan harapan bahwa adanya perbaikan, apabila hasil ujian masih rendah.

Teknis pelaksanaan LUB SEAcyberclass, dapat dilihat pada gambar berikut,

Ketentuan umum untuk pelaksanaan SEAcyberclass 2011, adalah:

  • Latihan Ulangan Bersama (LUB) yang dikoordinir oleh SEAMOLEC dimulai bulan 22 Okt 2011 s.d. 7 Apr 2011
  • Ulangan bersama dilaksanakan sebanyak 50 kali ujian
  • Untuk SMA, ujian terdiri dari 10 kali LUB, yang terdiri dari 5 mata pelajaran UAN dan dipilih dari 7 mata pelajaran yang telah disediakan paket soalnya.
  • Untuk SMK, ujian terdiri dari 20 kali LUB, untuk mata pelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, yang dilanjutkan dengan 10 kali ulangan Matematika.

Mekanisme pelaksanaan LUB, adalah:

  • Soal dikirim kepada teknisi melalui email/web setiap hari Jumat, paling lambat pukul 14.00 WIB
  • Kunci jawaban dikirimkan pada hari yang sama setelah masa ujian berakhir
  • Hasil ujian dikoreksi oleh pihak Sekolah dengan menggunakan scanner atau manual, dan dikompilasi pada file excel
  • Grafik hasil ujian dapat dipantau setiap hari Rabu di http://seacyberclass.seamolec.org
  • Video pembahasan jawaban dapat diunduh pada hari Rabu

Untuk informasi selanjutnya mengenai Cyberclass, dapat dihubungi ke:

Sumber Informasi : SEAMOLEC

Permalink Leave a Comment

Semarang-Sosialisasi SEAcyberclass dan Diklat

October 10, 2011 at 6:45 am (Activity at Seamolec)

Pada tanggal 5 Oktober 2011, saya dan tim berangkat menuju Semarang untuk tujuan sosialisasi program SEAcyberclass, dari SEAMOLEC. Acara dilaksanakan di SMK Swasta  Tunas Harapan Pati, dengan tim yang terdiri dari Bapak Sajarwo Anggai, Eka Stephani Sinambela, Al Bahri, dan Uswatun Hasanah.

SMK Tunas Harapan Pati

Sosialisasi dan Diklat dihadiri oleh guru-guru mata pelajaran Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan Matematika yang telah diundang oleh Dinas Pendidikan Pati, dengan jumlah peserta 39 orang.

Presentasi mengenai SEAcyberclass

Pertanyaan mengenai SEAcyberclass

Pada hari pertama, acara yang dilaksanakan adalah Sosialisasi mengenai SEAcyberclass, kemudian dilanjutkan dengan Latihan Ulangan Bersama (LUB). Setiap guru mengikuti ujian, yang terdiri dari tiga materi, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Untuk setiap mata pelajaran diberikan 5 soal dengan waktu per soal adalah 3 menit, dan jawaban untuk setiap soal akan diisi pada LJK. Soal yang diujikan ditampilkan pada proyektor, yang akan secara otomatis berganti sesuai dengan waktu yang ditentukan.

LUB diterapkan kepada guru

Guru-guru diajak untuk dapat merasakan bagaimana melaksanakan ujian dengan menggunakan teknik SEAcyberclass, dengan harapan bahwa mereka akan memberikan feedback, atau saran mengenai SEAcyberclass.

Tidak hanya sosialisasi mengenai SEAcyberclass tetapi juga diklat mengenai video pembelajaran, pembuatan blog, mail, skype dan Google+. Diklat ini ditujukan untuk melatih guru-guru menggunakan teknologi dalam rangka sharing knowledge kepada murid-muridnya, dan diharapkan juga kepada murid-murid dan tenaga pengajar lainnya yang berada di Asia Tenggara atau di seluruh dunia.

Keramahan, keikhlasan dan respon kooperatif dari SMK Tunas Harapan pati sebagai tuan rumah dan respon guru-guru lainnya, membuat tim SEAMOLEC merasakan kenyamanan untuk melaksanakan sosialisasi dan Dikla, sehingga transfer informasi dan pelatihan dirasakan sukses.

Tentunya sebelum kembali ke Jakarta, foto-foto dulu :),

foto ku ^_^

Thanks to SMK Tunas Harapan Pati, as specially to Mr. Joko, and Mr. Suparno, who had help us, during the program was held.

 

Permalink Leave a Comment

Magang Kedua

September 26, 2011 at 3:25 am (Magang/Apprentice)

Magang kedua

Pada magang pertama, kami memberikan informasi kepada siswa, bahwa mereka harus membuat sebuah blog, sebagai media share-knowledge kepada orang lain. Setiap siswa bergabung dalam satu kelompok tertentu dan harus membuat blog kelompok. Isi blog yang harus diupdate setiap minggu adalah mengenai materi yang telah diajarkan, dan diberi printscreen dari karya animasi yang telah dibuat pada software Blender.

Materi yang diajarkan pada hari kedua adalah:

  1. Pembuatan objek Meja
  2. Pembuatan objek Kursi
  3. Penggabungan objek dengan menggunakan cara menjahit antar vertex dan edge
  4. Pengaturan letak kamera dengan menggunakan menu Set active object as Camera

Setelah proses belajar mengajar selesai, siswa diberikan tugas untuk membuat sebuah kitchen set yang akan ditampilkan pada blog mereka dan catatan mengenai materi pelajaran yang telah mereka dapatkan dari kami.

Sangat ditekankan sekali kepada mereka untuk menampilkan hasil karya sendiri, dan menjabarkan materi sesuai dengan yang mereka mengerti. Hal ini ditujukan untuk menanamkan bahwa karya sendiri lebih baik dibandingkan plagiat.

Hasil karya siswa

Permalink Leave a Comment

Magang Pertama

September 25, 2011 at 3:11 pm (Magang/Apprentice)

Setelah proses pengurusan tempat magang selesai, maka proses belajar mengajar dimulai.

Hari Sabtu, 17 September adalah magang pertama kalinya. Hal yang pertama muncul pada saat sampai di pintu gerbang sekolah adalah, gugup dan penasaran. Kira-kira tingkah laku murid yang akan diajar seperti apa, dan apakah saya dapat mengajar dengan baik.

Sesampainya di sekolah, saya dan anggota kelompok 15 menuju laboratorium computer dan bertemu dengan Bapak Benny, yang berperan sebagai guru TIK.

Saya dan teman-teman yang lain memperkenalkan diri kepada siswa dan memberikan gambaran materi yang akan kami ajarkan. Untuk magang selama enam kali pertemuan, kami akan mengajarkan mengenai pembuatan animasi 3D dengan menggunakan software Blender dan pembuatan game dengan menggunakan Java. Seluruh siswa sangat antusias dan tidak sabaran untuk segera mempelajari materi.

Kelas dibagi menjadi dua bagian, dan pelajaran dimulai dari pukul 08.00 s/d 13.00 WIB. Saya mengajar pada kelas yang kedua, yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dimulai dari pukul 08.00 s/d 10.30. dan sesi kedua dimulai dari pukul 10.30 s/d 13.00 WIB.

Proses belajar mengajar dimulai dengan mengajarakan materi pembuatan animasi 3D dengan menggunakan software Blender. Sebelum memulai menggambar, siswa diberikan penjelasan mengenai arti animasi 3D, dengan menampilkan film 3D animasi yang dibuat dengan menggunakan software Blender. Hal ini dilakukan agar siswa dapat mengerti tujuan akhir dari pembelajaran animasi 3D.

"Begini loh nak, caranya", kata Ibu guru 🙂

Materi yang diajarkan pada pertemuan pertama adalah mengenai:

  1. Pengenalan software Blender
  2. Mode translasi, rotasi, dan skala
  3. Pemahaman mengenai Object mode dan edit mode
  4. Penambahan objek baru
  5. Pemotongan objek dengan menggunakan fungsi cut
  6. Pemanjangan objek dengan menggunakan extrude

Dengan penuh kesabaran dan mengajarkan dengan keikhlasan, pada akhirnya siswa menghasilkan karya pertama mereka, seperti pada gambar dibawah ini,

karya pertama siswa ku ^_^

Permalink Leave a Comment

Characther Building

August 19, 2011 at 4:52 pm (Activity at Seamolec)

Tak cukup dengan perkuliahan yang padat, muncul sebuah kegiatan baru yang dinamai dengan Characther Building. Ibu Ani sebagai penanggungjawab kegiatan ini, mendeskripsikan tugas yang harus kami lakukan. Ternyata, tugas yang sangat mengejutkan dan juga menggelikan sekali, bahwa kami harus membersihkan halaman UT dan Seamolec.  Setiap kelompok diberi daerah kekuasaan masing-masing, dan menggunakan senjata masing-masing alias sapu lidi, tempat sampah dan serokan sampah.

Setiap pagi kami berjuang untuk mempertahankan dan membersihkan daerah kekuasaan. Tim pejuang yang saling bekerjasama adalah Dwika sang ketua, Dadan, Sigit, Andreas, Ardian Firosa, dan saya Eka Stephani, satu-satunya bidadari diantara bidadara.

Berikut adalah foto-foto selama kegiatan character building

tunggu info berikutnya bersama kami

Selesai

after

before

Smiling face 🙂

Work with honour

tim dengan senjata pamungkasnya

Taman yang daunnya selalu di reset

Permalink Leave a Comment

Outbound 24 s/d 25 Juli

August 19, 2011 at 3:18 pm (Activity at Seamolec)

Perjuangan belum usai dan baru akan dimulai…

Pukul 05.50 pagi , segera bergegas menuju Seamolec, karena hari ini akan diadakan Outbound. Hal yang pertama dilakukan adalah berbaris dan Pak Timin mengecek kehadiran mahasiswa. Ternyata peserta outbound tidak hanya mahasiswa D4, tetapi juga bergabung dengan mahasiswa AMIK yang bekerjasama dengan Seamolec.Karena terlambat lima menit, maka aku dan teman-teman dihukum, berlari mengelilingi Aula UT sebanyak tiga putaran. Wahhhh,,,,perasaan gak enak nih, sepertinya bakalan menyerupai PCA di PI-Del.

Setelah berlari kami kembali menuju barisan, dan berkenalan dengan Bapak pembina kegiatan outbound, Bapak Dr. Sostenes Stanley Surlia. Sesudah perkenalan, sesi pertama adalah belajar di dalam ruangan (lantai dua Seamolec), sekalian pembagian kelompok. Ada tiga kelompok yaitu Harimau, Kuda dan Kerbau, kalau aku kebagian kelompok Harimau. Tugas pertama dari Bapak Stanley adalah membuat yel untuk masing-masing kelompok, dan kelompok Harimau mendapat 3 bintang.

Begitu banyak kegiatan yang dilakukan pada tanggal 24 Juli, mulai dari permainan memasukkan kelereng, ranjau darat, mengisi air kedalam ember dengan menggunakan tali. Semua kegiatan bertujuan untuk membentuk team work yang solid didalam kelompok.

Malam harinya adalah pemasangan api unggun. Pada acara ini Bapak Stanley memperingatkan kami untuk menjadi manusia yang mandiri dan tidak cengeng, manusia yg berhak menjadi LUAR BIASA. Beliau juga berpesan bahwa

“Tidak penting berapa kali anda gagal, tetapi berapa kali anda bangun dan bertarung sampai menang”

Tidak hanya Bapak stanley yang memberikan semangat, tetapi Ibu Dewi, yang menjadi Ibu kami memberikan semangat, bahwa kami harus berjuang, sampai lulus, jika jumlah mahasiswa yang masuk ke ITB adalah 75, maka dengan jumlah yang sama akan diwisuda. Hal yang paling ditekankan oleh Ibu dewi adalah bahwa kami harus BEKERJA KERAS, dan BERJUANG, sehingga BERGUNA UNTUK KELUARGA, BANGSA dan NEGARA.

Untuk menghidupkan acara api unggun, Bapak Stanley mewajibkan semua orang yang berasal dari daerah yang sama harus menyanyikan lagu khas daerah. Aku dan Bang Hendrik yang berasal dari Sumatera Utara, menyanyikan sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Alm. Charles Simbolon, “Boru Panggoaran”. Sebuah lagu yang berpesan bahwa seorang putri sulung, yang akan mengharumkan nama keluarganya. Lagu ini sangat menginspirasiku untuk menyikapi hidup, karena saya sendiri adalah putri sulung dalam keluarga saya.

Esok harinya kami sampai tepat waktu di Seamolec untuk mengikuti outbound, kali kegiatan dilaksanakan di dalam ruangan. Bapak Stanley menerangkan materi mengenai kewirausahaan, karena kami diharapkan untuk dapat membuka lapangan pekerjaan. Pukul 15.00 WIB, akhirnya waktu yang saya tunggu-tunggu untuk melihat Bapak Gatot secara nyata, terkabul. Beliau dengan menggunakan Setelan bewarna hitam, begitu berwibawa. Selama ini saya sangat penasaran untuk mengenal beliau, karena Beliau dikatakan orang yang sangat berjuang demi memberikan kesempatan bagi orang yang tidak mampu untuk mendapatkan pendidikan, dan juga memperjuangkan keberadaan D4. Berkat beliaulah kami mendapatkan kesempatan untuk menerima pendidikan dari universitas besar Indonesi, ITB. Beliau memberikan pesan kepada kami, bahwa nantinya, kami harus memajukan daerah kami masing-masing dan berwirausaha untuk memberikan kesempatan bekerja bagi orang lain. Untuk menutup acara outbound, maka kami bersalaman dengan para pembina kami di Seamolec, yaitu Bapak Gatot, Ibu Dewi, Bapak stanley dan kru, Bapak Jarwo, dan Bapak Rizal. Mereka adalah sosok yang mendedikasikan dirinya kepada peningkatan pendidikan.

Masa Outbound selesai,,,,,,,perjuangan selanjutnya adalah KUli..ah…….

Permalink 1 Comment

Tidy Up, Tangerang I’m coming

August 19, 2011 at 12:38 pm (My Daily Life)

Seusai melakukan pendaftaran ulang pada tanggal 19 Juli di Bandung, ternyata ada pengumuman bahwa pada tanggal 24 Juli s/d 25 Juli akan diadakan outbound di Tangerang Selatan. Senangnya mendengar kata Outbound, terbayang bahwa outboundnya akan seperti outbound di Angkatan Udara Halim yang diselenggarakan oleh Del.

Sebelum beranjak ke Tangerang Selatan, aku sibuk membereskan seluruh pertanggungjawaban kerja, yang harus diserahkan kepada Mr. Ferdinan dan Mr. Muchtar, terkait dengan Toba Sejahtra. Huuhhhh,,,satu harian yang penuh dengan kepenatan. Tidak hanya beres-beres di kantor, tetapi juga beres-beres kosan. Malam Sabtu harus segera pindah Cikoko, dengan membawa seluruh perlengkapan perang yang buaaanyaakknya minta ampun. Thanks to Juli, and Whidia for helping me to tidy up my things.

Hari Sabtu, dengan merasa sedih,akan  jauh dari teman-teman, aku merapikan perlengkapan yang akan dibawa ke Tangerang selatan. Thanks to all Cikoko Family. Keberangkatan menuju Tangerang Selatan telah dipersiapkan dan tidak lupa untuk memesan taksi. Sebelum berangkat ternyata Zhany menghubungi, dan mengatakan bahwa hari sabtu harus kumpul di Seamolec, OMG, ternyata handphone ku tidak aktif, sehingga tidak mendapatkan info. Pukul empat sore tepat, aku segera berangkat menuju Tangerang Selatan, ke tempat kos yang sebelumnya telah di-booking, The Merica Place.

Perjuangan yang menyenangkan akan segera diawali….

 

Permalink Leave a Comment

Next page »